swarakreatif.com/, PALANGKA RAYA – Bursa Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 mulai menghadirkan figur-figur akademisi terbaik yang siap membawa perubahan nyata bagi kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut. Salah satu nama kuat yang resmi muncul sebagai Bakal Calon (Balon) Rektor UPR adalah Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si., yang saat ini tengah mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UPR.
Dengan mengusung jargon dan visi strategis “Bersinergi & Berdampak”, Dr. Natalia dinilai menjadi representasi pemimpin transformatif yang muda, energik, dan sarat prestasi guna membawa UPR bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Profil dan Biodata Singkat
Lahir di Palangka Raya pada tanggal 12 Desember 1981, Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si. merupakan sosok akademisi tulen yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia kedokteran, riset, dan pendidikan tinggi. Di usianya yang terbilang produktif, ia telah dipercaya memimpin Fakultas Kedokteran UPR untuk periode Oktober 2024 hingga Oktober 2026.
Rekam Jejak Pendidikan Cemerlang
Kompetensi akademis Dr. Natalia di bidang ilmu kedokteran didukung oleh latar belakang pendidikan yang kokoh dari sejumlah institusi ternama di Indonesia:
- S3 Ilmu Kedokteran: Universitas Airlangga, Surabaya (2014–2019)
- S2 Ilmu Kedokteran: Universitas Airlangga, Surabaya (2010–2012)
- Profesi Dokter: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2005–2008)
- S1 Pendidikan Dokter: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2000–2005)
- SMAN 3 Malang: Jurusan IPA (1998–2000)
Selain pendidikan formal, ia aktif memperkuat kapasitas profesionalnya melalui berbagai sertifikasi penting, seperti Sertifikasi Dosen pada tahun 2015 serta Sertifikasi Keahlian sebagai Instruktur yang diraihnya pada tahun 2024.
Karier Manajerial dan Peran Strategis di Dunia Akademik
Sebelum menduduki kursi nomor satu di Fakultas Kedokteran UPR, Dr. Natalia telah melewati berbagai penugasan struktural yang mengasah kemampuan kepemimpinan dan manajemen tata kelola lembaganya:
- Dekan Fakultas Kedokteran UPR (Oktober 2024 – Oktober 2026)
- Ketua Komite Etik FK UPR (Januari 2023 – Desember 2023)
- Kepala Departemen Mikrobiologi FK UPR (Januari 2022 – Desember 2022) – Setara Kaprodi
- Kepala Laboratorium Anatomi FK UPR (Januari 2021 – Desember 2021)
Tak hanya sukses di lingkup internal fakultas, kepemimpinannya yang visioner juga dibuktikan melalui berbagai terobosan penting yang berdampak besar bagi perluasan keilmuan dan pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah. Beberapa peran strategis yang dipimpin langsung olehnya antara lain:
Memimpin pendirian Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat (2026).
Membantu pendirian Program Studi Dokter Spesialis 1 (Sp-1) Obstetri dan Ginekologi (Obsgyn) FK UPR (2025). Kemudian membantu pendirian Program Studi S2 Biomedis (2025).Dipercaya mengemban amanah di luar kampus sebagai Wakil Ketua I Tim Penilai Kinerja Penanganan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah (2024–2026).
Komitmen Riset, Publikasi Buku, dan Penghargaan Negara.
Sebagai seorang peneliti, Dr. Natalia dikenal sangat produktif dalam menelurkan publikasi ilmiah berskala nasional dan internasional serta menulis buku-buku referensi akademik. Fokus risetnya banyak menyoroti bidang mikrobiologi, penanganan stunting, hingga pemanfaatan kekayaan hayati lokal (seperti tanaman Bajakah, Pasak Bumi, dan fermentasi Nanas Basarang).
Beberapa buku ilmiah karya Dr. Natalia yang telah diterbitkan antara lain:
- Fitokimia sebagai Solusi Krisis Resistansi: Penargetan Protein pada Salmonella spp., Escherichia coli, dan Klebsiella spp. (LovRinz Publishing, 2025)
- Infeksi Sistem Pernapasan (Scifintech Andrew Wijaya, 2024)
- Buku Atlas Bakteriologi Dasar (Deepublish, 2023)
- Monograf Escherichia Coli Sungai Kahayan (Riset In-Vitro di Empat Lokasi) (Media Sains Indonesia, 2022).
- Ia juga tercatat berhasil memenangkan berbagai dana hibah penelitian kompetitif, termasuk riset mutakhir seperti Analisis Whole Genome Sequencing pada Enterobacteria Resisten Merkuri dan Antibiotik di Sungai Kahayan (2025) serta pengembangan teknologi terapi kanker payudara pada tahun 2024.
Atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkannya selama mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dosen, Dr. Natalia dianugerahi penghargaan bergengsi Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2017. Sebelumnya, ia juga merupakan penerima Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS) Kemendiknas (2010) serta Beasiswa BPPDN Kemenristekdikti (2014).
Dengan modal rekam jejak akademis yang cemerlang, kapasitas manajerial yang matang, serta komitmen sinergi yang berdampak luas bagi masyarakat, Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si. kini siap melangkah dalam bursa pemilihan untuk membawa Universitas Palangka Raya menuju era baru yang lebih unggul, modern, dan berkontribusi nyata bagi bangsa. (Red)
Editor: Usup Kurniawan






